Kadis Disdagin Kota Depok Dorong Sertifikasi Penjamah Makanan, APJI Perkuat Standar Keamanan Pangan

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok Ir. Widyati Riyandani

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok Ir. Widyati Riyandani

Nusakabari.comKota Depok — Upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor jasa boga terus diperkuat melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi pelaksana penjamah makanan (Professional Food Handler) yang digelar pada 7–8 Juli 2026 di Kota Depok. Selasa 7/7/2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Kota Depok bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan industri kuliner sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha dan tenaga kerja di bidang jasa boga.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari persiapan industri jasa boga dalam menerapkan prinsip dasar keamanan pangan (Good Manufacturing Practice/GMP) sebagai fondasi menuju penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000:2018 dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ISO 45001:2018. Selain memperoleh pembekalan teori dan praktik mengenai pengolahan makanan yang aman, higienis, dan sesuai standar, para peserta juga mengikuti uji sertifikasi kompetensi sebagai pengakuan resmi atas kemampuan profesional mereka.tutur Ir. Widyati Riyandani. Dalam sesi wawancara dengan awak media.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok Ir. Widyati Riyandani beserta jajaran.

Turut hadir Manager UMKM Bank BJB Kota Depok yang mewakili Pimpinan Bank BJB Kota Depok Riki Hermawan, Ketua APJI sekaligus Direktur PT Pasatama Global Sertifikasi Coach Dwi S. Arsyam, Kepala Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia Dr. Rita Patriasih, S.Pd., M.Si., jajaran pengurus APJI Kota Depok, serta para peserta sertifikasi.

Baca Juga :  Akta Cerai Tak Tercatat di Pengadilan Agama, Data Keluarga HO Terlanjur Terpecah

Dalam sambutannya, Widyati Riyandani menegaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi penjamah makanan merupakan kebutuhan mendasar bagi pelaku usaha jasa boga untuk menjamin makanan yang diproduksi aman, sehat, dan layak dikonsumsi masyarakat.

“Menurutnya, kompetensi penjamah makanan kini menjadi salah satu standar penting dalam sistem keamanan pangan sehingga sertifikasi bukan hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memperkuat kepercayaan konsumen dan daya saing usaha”.  Ucap Ir. Widyati Riyandani

Ia menjelaskan, APJI menjadi penggerak utama pelaksanaan program tersebut dengan jumlah anggota aktif sekitar 350 pelaku usaha dan potensi anggota yang diperkirakan mencapai 1.000 usaha jasa boga di Kota Depok.

Pemerintah Kota Depok menargetkan semakin banyak pelaku usaha mampu memenuhi standar ISO 22000:2018 dan ISO 45001:2018 sebagai bentuk kesiapan menghadapi tuntutan industri pangan modern.

Menurut Widyati, pembinaan terhadap pelaku usaha tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja.

Karena itu, Pemerintah Kota Depok terus membangun kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, APJI, dunia perbankan, serta kalangan dunia usaha.

Baca Juga :  PWI Bekasi Raya Skorsing Anggota, Tegaskan Komitmen Jaga Etika Profesi

Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat pembinaan, mempermudah akses legalitas usaha, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, hingga membuka akses pembiayaan bagi pelaku UMKM jasa boga.

Sementara itu, Coach Dwi S. Arsyam memberikan pembekalan mengenai implementasi standar keamanan pangan di industri jasa boga, mulai dari pengendalian proses produksi, penerapan sanitasi dan higiene, hingga membangun budaya keamanan pangan di lingkungan kerja.

Materi tersebut diharapkan mampu membekali peserta agar memenuhi standar nasional maupun internasional dalam menghasilkan produk pangan yang aman dan berkualitas.

Meski demikian, Widyati mengakui tantangan terbesar masih terletak pada besarnya jumlah pelaku usaha yang perlu difasilitasi agar memperoleh sertifikasi.

Selain proses sertifikasi, pelaku UMKM juga memerlukan pendampingan berkelanjutan, kemudahan akses legalitas, serta dukungan pembiayaan.

Namun, ia optimistis sektor jasa boga memiliki prospek yang kuat karena pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang akan terus berkembang.

Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, Pemerintah Kota Depok bersama APJI berharap semakin banyak tenaga profesional tata boga yang kompeten dan tersertifikasi.

Dengan dukungan pemerintah, organisasi profesi, perguruan tinggi, lembaga sertifikasi, perbankan, dan dunia usaha, industri jasa boga di Kota Depok diharapkan mampu memenuhi standar keamanan pangan internasional sekaligus meningkatkan daya saing produk kuliner lokal di pasar nasional maupun global.

Berita Terkait

Wayang Ajen Bawa Warisan Budaya Bekasi ke Panggung PNBK Jilid III
Aspirasi Tetap Dihormati, Polri Tegaskan Anarkisme Tak Bisa Dibenarkan
Dari Maulid hingga Aqiqah, Keluarga H. Zaini Sidi Himpun 5.000 Jamaah di Bintara Jaya
Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di DPR, Pengamanan Dikemas Humanis
Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Publik Diminta Tetap Damai dan Bermartabat
Sardi Dorong Bekasi Perluas Ruang UMKM, dari Titik Usaha Legal hingga Pasar Global
Aji Ali Sabana:Kadin Kota Bekasi mendorong Dari Silaturahmi ke Akses Pasar, HPMB Perkuat Ekosistem UMKM Bekasi
Bambang Suswanto S. E:Gebyar Kemerdekaan di Perwira, dari Gotong Royong Warga hingga Panggung UMKM

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Wayang Ajen Bawa Warisan Budaya Bekasi ke Panggung PNBK Jilid III

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Aspirasi Tetap Dihormati, Polri Tegaskan Anarkisme Tak Bisa Dibenarkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Dari Maulid hingga Aqiqah, Keluarga H. Zaini Sidi Himpun 5.000 Jamaah di Bintara Jaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di DPR, Pengamanan Dikemas Humanis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Publik Diminta Tetap Damai dan Bermartabat

Berita Terbaru