Dari Maulid hingga Aqiqah, Keluarga H. Zaini Sidi Himpun 5.000 Jamaah di Bintara Jaya

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusakabari.com –Kota Bekasi — Ribuan jamaah memadati kawasan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu (26/8/2026).

Sekitar 5.000 orang menghadiri Tablig Akbar yang digelar keluarga besar H. Zaini Sidi bersama Majelis Taklim Annur dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tablig Akbar tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Acara juga dirangkai dengan tasyakuran rumah baru serta aqiqah cucu pertama keluarga besar H. Zaini Sidi dan Hj. Nenny Nurhayati, yakni Arjuna Rajendra Nurhuzaini, putra Gus Fahri Nurhuzaini, SE., MM.

Kehadiran ribuan jamaah dari berbagai kalangan membuat kegiatan berlangsung semarak. Namun, kemeriahan acara tetap berpijak pada pesan utama Maulid, yakni memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan menjadikan akhlak serta keteladanannya sebagai pedoman dalam kehidupan.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Wali Kota Bekasi Dr. H. Abdul Harris Bobihoe, Imam Besar FBR KH. Luthfi Hakim, MA, Ketua Umum MUI Kota Bekasi Drs. KH. Saifuddin Siroj, Pimpinan Hadroh Manhajul Istiqomah Habib Husein bin Ali Al Attas, serta penceramah KH. Nur Fadhilah Yusuf atau yang dikenal sebagai Ustad Tile.

Baca Juga :  Usai Tinjau Empat Titik Banjir di Bekasi Timur, Wali Kota Bekasi Takziah Korban Meninggal Akibat Terseret Arus

Hadir pula KH. Lukman Hakim Hamid selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamid, Ketua FKUB Kota Bekasi H. Abdul Manan, H. Anton, Nawal Husni, sejumlah anggota DPRD Kota Bekasi, serta tokoh masyarakat lainnya.

Maulid Tak Berhenti pada Seremoni
Dalam sambutannya, H. Zaini Sidi menyampaikan rasa syukur atas berbagai nikmat dan keberkahan yang diterima keluarganya.

Menurut dia, peringatan Maulid Nabi menjadi kesempatan untuk kembali mengingat perjuangan sekaligus keteladanan Rasulullah SAW.

Ia menekankan, Maulid Nabi tidak semestinya berhenti sebagai agenda tahunan atau seremoni keagamaan.

Lebih dari itu, peringatan tersebut harus mendorong umat untuk menerjemahkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar ajang berkumpul.

Tetapi bagaimana kita menjadikan Rasulullah sebagai suri teladan dalam kehidupan, baik dalam hubungan sesama manusia maupun dalam meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujar H. Zaini Sidi.

Pesan tersebut menjadi benang merah kegiatan.

Di tengah berkumpulnya ribuan jamaah, Maulid ditempatkan sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan hubungan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Jabar Tinjau Kota Bekasi, Dorong Peningkatan Data dan Pengembangan UKM

Syukur atas Rumah Baru dan Kelahiran Cucu
Rangkaian acara juga menjadi ungkapan syukur keluarga besar H.

Zaini Sidi dan Hj. Nenny Nurhayati atas kelahiran cucu pertama mereka, Arjuna Rajendra Nurhuzaini.

Aqiqah menjadi bagian dari rasa syukur keluarga atas kelahiran putra Gus Fahri Nurhuzaini.

Momentum tersebut sekaligus dipadukan dengan tasyakuran atas selesainya pembangunan rumah bagi keluarga kecil Gus Fahri Nurhuzaini.

Bagi keluarga, dua momentum tersebut bukan sekadar perayaan.

Kelahiran anggota keluarga baru dan selesainya pembangunan rumah menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekaligus memperluas ruang silaturahmi.

Kegiatan yang mempertemukan tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, dan ribuan jamaah itu pun memperlihatkan bahwa peringatan keagamaan dapat menjadi ruang bersama untuk mempererat hubungan antarelemen masyarakat.

Pada akhirnya, Tablig Akbar tersebut membawa pesan sederhana: rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi perlu diwujudkan melalui kepedulian, silaturahmi, dan upaya menghadirkan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

Wayang Ajen Bawa Warisan Budaya Bekasi ke Panggung PNBK Jilid III
Aspirasi Tetap Dihormati, Polri Tegaskan Anarkisme Tak Bisa Dibenarkan
Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di DPR, Pengamanan Dikemas Humanis
Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Publik Diminta Tetap Damai dan Bermartabat
Sardi Dorong Bekasi Perluas Ruang UMKM, dari Titik Usaha Legal hingga Pasar Global
Aji Ali Sabana:Kadin Kota Bekasi mendorong Dari Silaturahmi ke Akses Pasar, HPMB Perkuat Ekosistem UMKM Bekasi
Bambang Suswanto S. E:Gebyar Kemerdekaan di Perwira, dari Gotong Royong Warga hingga Panggung UMKM
Semarak HUT RI ke-81, Remaja RT 02/06 Kebalen Gelar Malam Puncak Penuh Seni dan Kreasi*

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Wayang Ajen Bawa Warisan Budaya Bekasi ke Panggung PNBK Jilid III

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Aspirasi Tetap Dihormati, Polri Tegaskan Anarkisme Tak Bisa Dibenarkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Dari Maulid hingga Aqiqah, Keluarga H. Zaini Sidi Himpun 5.000 Jamaah di Bintara Jaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di DPR, Pengamanan Dikemas Humanis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Publik Diminta Tetap Damai dan Bermartabat

Berita Terbaru