Nusakabari.com — KOTABEKASI – Kota Bekasi siap untuk menjadi Kota HAM yang ideal untuk mewujudkan Kota yang kian nyaman dan mensejahterakan masyarakatnya. Hal tersebut di katakan oleh Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat berdialog dengan para Komisioner Komnas HAM RI diruang kerja Wawali Kota Bekasi.
Untuk itu, Komnas HAM bersama dengan Pemerintah Kota Bekasi akan menyelenggarakan Pelatihan Kota HAM bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aktivis Masyarakat Sipil Kota Bekasi.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai ruang belajar bersama. Tujuannya agar peserta lebih mendalami konsep, prinsip, serta langkah konkret penerapan Kota HAM dalam kebijakan dan pelayanan publik sehari-hari.
Melalui forum ini, Pemkot Bekasi ingin memastikan seluruh aparatur dan elemen masyarakat sipil memiliki pemahaman yang sama. Sehingga pembangunan daerah tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga menjamin penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM bagi seluruh warga.
Dengan penguatan kapasitas peserta, diharapkan Kota Bekasi dapat terus konsisten menjalankan tata kelola pemerintahan yang berperspektif HAM. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM, Abdul Harris Semendawai, berkesempatan menjelaskan pentingnya komitmen yang sudah ada baik dari pemerintah, birokrasi, maupun dari masyarakat sipil menjadi salah satu modal besar untuk membangun komitmen bersama sehingga penting untuk menyusun berbagai kebijakan sebagai Kota HAM.
Selain itu, untuk pemetaan masalah dan potensi yang ada, juga bagaimana memayungi inisiatif-inisiatif yang ada di Kota Bekasi seperti kota layak anak, transparan, dan lain-lain guna mewujudkan Kota HAM.
Lanjutnya mengatakan, membangun kesepahaman antara KOMNAS HAM dengan Kota Bekasi juga menjadi satu hal yang penting agar bisa mendukung inisiatif Bekasi menjadi Kota HAM.
Pemkot menegaskan, status Kota HAM bukan sekadar predikat, melainkan komitmen untuk menjadikan Bekasi sebagai kota yang aman, inklusif, dan menjunjung tinggi martabat setiap warganya.***
Iman Tabri (RPT-NK)
Sumber Berita : Siaran Pers Pemkot Bekasi








