Di Sela Mancing Bareng, Arif Rahman Hakim Soroti Profesionalisme Pemilihan Dirtek PDAM Tirta Patriot

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusakabari.com — KOTA BEKASI — Kegiatan Mancing Bareng (Mabar) di Danau Villa Indah Permai yang digelar Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Bekasi Utara, berlangsung dalam suasana akrab dengan melibatkan kader, pengurus, simpatisan, dan masyarakat. juga  menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut untuk memperkuat komunikasi politik sekaligus membahas sejumlah isu yang menjadi perhatian publik di Kota Bekasi. Minggu, 28/6/2026

Di sela kegiatan, Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, H. Arif Rahman Hakim, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga soliditas internal partai, sekaligus menanggapi proses pemilihan Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Patriot yang saat ini menjadi sorotan masyarakat.

Menurut Arif, kegiatan Mancing Bareng bukan semata-mata forum konsolidasi politik karena agenda penguatan organisasi telah rutin dilakukan dalam berbagai kesempatan.

Ia menilai kegiatan tersebut lebih diarahkan sebagai ruang kebersamaan untuk mempererat hubungan antarkader, pengurus, dan masyarakat, sekaligus menghidupkan kembali semangat perjuangan yang diwariskan para pendahulu partai.

“Momentum seperti ini penting untuk menjaga silaturahmi, membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mengingat nilai-nilai perjuangan yang menjadi fondasi pengabdian kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Penghentian Sementara Penyelenggaraan CFD di Kota

Menanggapi proses pengisian jabatan Dirtek PDAM Tirta Patriot, Arif menegaskan bahwa mekanisme penunjukan sepenuhnya berada dalam kewenangan pihak eksekutif.

Hingga kini, Komisi III DPRD Kota Bekasi mengaku belum menerima informasi resmi mengenai tahapan maupun perkembangan proses seleksi tersebut.

Meski demikian, ia menekankan bahwa DPRD memiliki kepentingan agar pejabat yang nantinya ditunjuk benar-benar mampu meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Proses Dirtek ini memang ranah eksekutif. Kami tidak pernah menerima informasi resmi, tetapi kami berharap siapa pun yang dipilih mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, apalagi saat ini masih ada laporan di sejumlah wilayah Bekasi mengenai distribusi air yang terganggu, kami tidak mempermasalahkan tidak dilibatkan, tetapi kami ingin hasil akhirnya benar-benar yang terbaik bagi masyarakat Kota Bekasi,” kata Arif.

Ia menilai jabatan Direktur Teknik memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan pengelolaan infrastruktur dan distribusi air bersih. Oleh sebab itu, pengisian posisi tersebut harus didasarkan pada kompetensi, pengalaman, integritas, serta kemampuan manajerial yang memadai.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 886 Personel, 12 Diantaranya Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian

Arif juga mengungkapkan bahwa Komisi III masih kerap menerima berbagai pengaduan masyarakat, khususnya dari wilayah Bekasi Utara, terkait kualitas pelayanan PDAM Tirta Patriot.

Keluhan yang disampaikan warga antara lain menyangkut pasokan air yang kerap terhenti, distribusi yang belum merata, hingga kualitas air yang dinilai belum optimal.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi melalui kepemimpinan yang profesional di tubuh perusahaan daerah tersebut.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Bekasi benar-benar mengedepankan prinsip profesionalisme dalam menentukan Direktur Teknik PDAM Tirta Patriot.

“Yang dibutuhkan adalah orang yang memang memiliki kemampuan dan keahlian di bidangnya, bukan sekadar ditunjuk tanpa kompetensi, rekam jejak, pengalaman, dan kapasitas harus menjadi pertimbangan utama agar pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Bekasi semakin baik,” tegas Arif.

Berita Terkait

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan
H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru
Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat
Saat Deteksi Dini Menjadi Barometer Kesehatan Warga Bekasi
Akta Cerai Tak Tercatat di Pengadilan Agama, Data Keluarga HO Terlanjur Terpecah
Daya Beli Dijaga, UMKM Digerakkan, Warga Disatukan di Bekasi Selatan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:17 WIB

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan

Senin, 27 Juli 2026 - 19:33 WIB

H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 06:51 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:07 WIB

Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:19 WIB

Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat

Berita Terbaru