Tri Adhianto Dorong Kepatuhan Pedagang, Penataan Pasar Baru Demi Tertibnya Ruang Kota

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tri Adhianto Minta Pedagang Dukung Penataan Pasar Baru, Kawasan Jalan Juanda Ditata Lebih Tertib.

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi terus melanjutkan penataan kawasan Pasar Baru dan Jalan Juanda sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas ruang publik sekaligus menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman.

 

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, berharap seluruh pedagang dapat mendukung kebijakan tersebut dengan menempati lokasi usaha yang telah disediakan di dalam area pasar.

 

Menurut Tri, penataan kawasan tidak dimaksudkan untuk membatasi aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan menata ruang kota agar fungsi jalan, trotoar, dan fasilitas umum dapat kembali dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

 

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan alternatif tempat berjualan bagi para pedagang yang sebelumnya menempati badan jalan maupun jalur pejalan kaki.

 

Baca Juga :  Kunjungi Kafilah Kota Bekasi, Wawali Harap Ajang MTQ Diimplementasikan Dalam Kehidupan Bermasyarakat

“Pemerintah sudah menyediakan tempat yang layak bagi pedagang untuk tetap menjalankan usahanya.

 

Penataan ini dilakukan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan, namun tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat akan ruang publik yang tertib dan nyaman,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa kebijakan penataan tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kepentingan publik.

 

Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menghormati aturan yang telah ditetapkan serta mendukung proses penataan yang sedang berlangsung.

 

Tri juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menghambat pelaksanaan kebijakan pemerintah yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas.

 

Menurutnya, keberhasilan penataan kawasan membutuhkan dukungan bersama, baik dari pedagang, pengelola pasar, maupun masyarakat sekitar.

 

“Trotoar dan badan jalan merupakan fasilitas publik yang harus digunakan sesuai fungsinya.

Baca Juga :  Miris, Wali Kota Kecam Pelaku Pelecehan Seksual di Wilayah Pondok Melati.

 

Penataan ini bukan semata-mata soal relokasi pedagang, tetapi bagian dari upaya membangun kawasan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua,” katanya.
Selain melakukan penertiban dan penataan lokasi usaha, Pemerintah Kota Bekasi juga melaksanakan sejumlah pembenahan fisik di kawasan tersebut.

 

Perbaikan trotoar, normalisasi drainase, peningkatan penerangan jalan, hingga penataan lingkungan pasar dilakukan untuk mendukung terciptanya kawasan perdagangan yang lebih representatif.

 

Penataan Pasar Baru dan Jalan Juanda menjadi salah satu agenda revitalisasi kawasan perdagangan yang selama bertahun-tahun menghadapi persoalan kepadatan, kemacetan, dan penggunaan ruang publik yang tidak sesuai peruntukan.

 

Melalui langkah tersebut, Pemkot Bekasi berharap kawasan Pasar Baru dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi yang lebih tertata, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang, pembeli, maupun pengguna jalan.

Berita Terkait

QRS: P-Cell Jadi Titik Balik Transformasi Bantar Gebang dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Ekonomi Baru
Dari Mimbar ke Media Sosial, MUI Kota Bekasi Perluas Jangkauan Dakwah
Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan
H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi
Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru
Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat
Saat Deteksi Dini Menjadi Barometer Kesehatan Warga Bekasi
Akta Cerai Tak Tercatat di Pengadilan Agama, Data Keluarga HO Terlanjur Terpecah

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:07 WIB

QRS: P-Cell Jadi Titik Balik Transformasi Bantar Gebang dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Ekonomi Baru

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:13 WIB

Dari Mimbar ke Media Sosial, MUI Kota Bekasi Perluas Jangkauan Dakwah

Senin, 27 Juli 2026 - 22:17 WIB

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan

Senin, 27 Juli 2026 - 19:33 WIB

H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:19 WIB

Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat

Berita Terbaru