Baru Dibuka Langsung Viral! SlarasBudaya Tawarkan Harmoni Seni-Alam dan Kuliner yang Bikin Nagih!

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tari Rejang Sari, karya maestro tari Bali, I Ketut Rena.

Tari Rejang Sari, karya maestro tari Bali, I Ketut Rena.

Nusakabari.com — Bogor –- Komunitas SlarasBudaya kembali menghadirkan perpaduan harmonis antara seni tradisi, alam, dan kuliner dalam sebuah pertunjukan yang digelar di Restoran Tana Bambu, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu sore (29/11). Acara ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati kesenian Nusantara dalam suasana pedesaan yang hangat.

Dalam pementasan tersebut, Komunitas SlarasBudaya menampilkan Tari Rejang Sari, karya maestro tari Bali, I Ketut Rena. Tarian dengan gerak sederhana namun dinamis ini sarat makna, mengajarkan nilai kebersamaan, kesetaraan, serta ketulusan hati. Para penari terlibat penuh dalam harmoni ritme, saling mendukung, dan melepaskan energi negatif agar tarian tersaji dengan penuh kasih.

Baca Juga :  PWI Bekasi Raya Serahkan Kajian dan Rekomendasi Tata Kelola TJSL/CSR kepada Wali Kota Bekasi

Sebagai bentuk penghormatan kepada Mas Narno, pelatih tari Jawa Timur, SlarasBudaya juga mementaskan Tari Jejer Gandrung Gurit Mangir. Tarian ini berasal dari tradisi agraris masyarakat yang memuliakan Dewi Sri sebagai lambang kemakmuran dan hasil panen. Dalam perkembangannya, tari Gandrung menjadi tari penyambutan tamu yang sarat pesan sukacita dan rasa syukur.

Selain itu pertunjukan seni tersebut berlangsung di suasana syahdu Restoran Tana Bambu, yang dikenal dengan konsep kuliner alami bernuansa pedesaan. Bangunan joglo klasik, hidangan ala rumahan, dan nuansa alam yang asri membuat pengalaman menonton semakin hangat dan menenangkan.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Mulai Penetapan Jam Kerja Bagi Aparatur Selama Ramadhan 1446 Hijriah

“Terima kasih untuk Tana Bambu, karena kami mendapat wadah untuk berekspresi, dan pengunjung pun memperoleh pengalaman menyeluruh dalam menikmati kekayaan cita rasa dan budaya Nusantara,” ujar Pritha Nandini, Founder SlarasBudaya.

Penari yang membawakan Tari Rejang Sari adalah Grantyartha, Nurmadelina, Sri Utami, Renta Simanjuntak, Roro Siliasih, Ananda Aviati, Winedari Wiyono, dan Riski Aris Wanty.

Sementara penari Jejer Gandrung Gurit Mangir terdiri atas Oktavia Kurnia, Pritha Nandini, dan Arke Nurdjatni Soedjatno.Pentas ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pariwisata kuliner, menghadirkan pengalaman multisensori yang memadukan seni, ruang, dan cita rasa Nusantara.

Mrk

Berita Terkait

Wayang Ajen Bawa Warisan Budaya Bekasi ke Panggung PNBK Jilid III
Aspirasi Tetap Dihormati, Polri Tegaskan Anarkisme Tak Bisa Dibenarkan
Dari Maulid hingga Aqiqah, Keluarga H. Zaini Sidi Himpun 5.000 Jamaah di Bintara Jaya
Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di DPR, Pengamanan Dikemas Humanis
Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Publik Diminta Tetap Damai dan Bermartabat
Sardi Dorong Bekasi Perluas Ruang UMKM, dari Titik Usaha Legal hingga Pasar Global
Aji Ali Sabana:Kadin Kota Bekasi mendorong Dari Silaturahmi ke Akses Pasar, HPMB Perkuat Ekosistem UMKM Bekasi
Bambang Suswanto S. E:Gebyar Kemerdekaan di Perwira, dari Gotong Royong Warga hingga Panggung UMKM

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Wayang Ajen Bawa Warisan Budaya Bekasi ke Panggung PNBK Jilid III

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Aspirasi Tetap Dihormati, Polri Tegaskan Anarkisme Tak Bisa Dibenarkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Dari Maulid hingga Aqiqah, Keluarga H. Zaini Sidi Himpun 5.000 Jamaah di Bintara Jaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di DPR, Pengamanan Dikemas Humanis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Publik Diminta Tetap Damai dan Bermartabat

Berita Terbaru