Universitas Moestopo Berkolaborasi dengan Pemda Lombok Barat Gelar Workshop Profesionalisme DPRD

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. Franky, M.M

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. Franky, M.M

Nusakabari.com – Jakarta – Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat menyelenggarakan Workshop bagi Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat dengan tema “Profesionalisme DPRD dalam Mewujudkan Pembangunan Daerah Berkelanjutan”. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 21–23 Januari 2026, bertempat di Luminor Hotel, Jakarta.

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, integritas, dan profesionalisme anggota DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, khususnya dalam menghadapi tantangan pengelolaan keuangan daerah dan dinamika kebijakan fiskal nasional.
Kegiatan workshop mengacu pada kurikulum yang telah ditetapkan, meliputi:
1.Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam Tata Kelola Keuangan Daerah;
2.Etika, Integritas, dan Kepemimpinan DPRD dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah; serta
3.PMK 212/PMK.07/2022 dan Dampaknya terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lombok Barat.

Workshop secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat, Tarmizi, S.H. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas anggota DPRD agar mampu mengawal kebijakan anggaran secara akuntabel, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Tarawih Keliling di Jatibening, Tri Serahkan Ijazah Siswi yang Tertahan 10 Tahun di Sekolah

Selanjutnya, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. Franky, M.M., menyampaikan harapannya agar kegiatan workshop ini dapat memberikan dampak positif serta mendorong kemajuan pembangunan di Kabupaten Lombok Barat. Ia juga menegaskan komitmen Universitas Moestopo untuk terus berperan aktif dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia di daerah melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sesi pemaparan kebijakan nasional, Kasubdit Perencanaan Anggaran Daerah, Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akhmad Edwin, S.E., Ak., M.Si., menjelaskan bahwa Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026 disusun sebagai acuan bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang tertib, efisien, efektif, transparan, dan akuntabel.

Penyusunan APBD TA 2026 harus disinkronkan dengan RKP 2026, RPJMN, KEM-PPKF, serta visi nasional Indonesia Emas 2045 dan Asta Cita, guna memastikan pembangunan daerah sejalan dengan prioritas nasional.

Sementara itu, Ketua Tim Transisi NTB, H. Chairul Mahsul, S.H., M.M., memaparkan kebijakan PMK 212/PMK.07/2022 sebagai bagian dari reformasi hubungan keuangan pusat dan daerah pasca berlakunya UU Nomor 1 Tahun 2022.

Baca Juga :  Disnaker Kota Bekasi Tak Punya Data Tetapi Bantah Data BPS Terkait Pengangguran

Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan memperbaiki kualitas belanja daerah, mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer, serta memastikan Dana Alokasi Umum (DAU) digunakan secara tepat sasaran melalui skema earmarked DAU.

Menurutnya, bagi Kabupaten Lombok Barat yang memiliki kapasitas fiskal rendah, penerapan PMK 212 membawa dampak signifikan, terutama dengan adanya penurunan Dana Transfer Umum (DTU) pada tahun 2026.

Selain Kondisi ini menuntut DPRD dan pemerintah daerah untuk lebih cermat, disiplin, dan berorientasi pada kinerja dalam menyusun serta mengawasi APBD agar tetap mampu menjamin keberlanjutan pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Melalui workshop ini, diharapkan anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat semakin memahami arah kebijakan fiskal nasional, mampu mengawal APBD secara profesional, serta berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.

Irfan

Berita Terkait

Pemerintah Kota Bekasi Sigap Terkait Pemberitaan Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Wilayah Bintara, Bekasi Barat
Pemkot Bekasi Gelar Pemecahan Rekor MURI GEMMA QUR’AN dalam Rangka Hari Jadi ke-29 Kota Bekasi dan Nuzulul Qur’an 1447 H
Pers Tidak Bisa Dipenjara oleh Tafsir Pasal
Sekda Kota Bekasi Siap Wujudkan ASN Berintegritas, Adaptif, dan Profesional
Wali Kota Bekasi Hadiri Tarawih Keliling di Masjid Jami Nurul Ikhwan, Sampaikan Perkembangan Tata Kelola Kota
Ringankan Beban Warga Jelang Ramadhan, Wali Kota Bekasi Buka Pasar Murah Bersubsidi di Seluruh Kecamatan
Respons Cepat Aduan Warga, Wali Kota Bekasi Tinjau Langsung Galian Fiber Optic di Pondok Gede
Pembangunan Fly Over Bulak Kapal, Dimulai Dengan Pembebasan Lahan.

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:12 WIB

Pemerintah Kota Bekasi Sigap Terkait Pemberitaan Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Wilayah Bintara, Bekasi Barat

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:05 WIB

Pemkot Bekasi Gelar Pemecahan Rekor MURI GEMMA QUR’AN dalam Rangka Hari Jadi ke-29 Kota Bekasi dan Nuzulul Qur’an 1447 H

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:50 WIB

Pers Tidak Bisa Dipenjara oleh Tafsir Pasal

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:45 WIB

Sekda Kota Bekasi Siap Wujudkan ASN Berintegritas, Adaptif, dan Profesional

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:09 WIB

Wali Kota Bekasi Hadiri Tarawih Keliling di Masjid Jami Nurul Ikhwan, Sampaikan Perkembangan Tata Kelola Kota

Berita Terbaru

Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, SH

Uncategorized

Pers Tidak Bisa Dipenjara oleh Tafsir Pasal

Kamis, 5 Mar 2026 - 08:50 WIB