Wali Kota Bekasi Tinjau Pasokan Daging di Pasar Baru, Pemkot Lakukan Koordinasi Atasi Kelangkaan Jelang Lebaran

- Jurnalis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusakabari.com — Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau langsung ketersediaan dan harga daging sapi di Pasar Baru Kota Bekasi, Kamis (19/3/2026), menyusul adanya keluhan pedagang terkait keterbatasan pasokan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota berdialog dengan para pedagang yang menyampaikan bahwa stok daging sapi mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, sebagian lapak dilaporkan telah kehabisan stok sejak pagi hari akibat terbatasnya distribusi dari pemasok.

Menanggapi hal tersebut, Tri Adhianto menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi segera melakukan langkah koordinasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga.

Baca Juga :  Anton Bersama Pimpinan DPRD Tinjau PSEL Ciketing Udik, Pengawasan Proyek Strategis Diperketat

“Kami menerima informasi adanya pembatasan pemotongan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Hal ini akan segera kami koordinasikan dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar distribusi daging dapat kembali normal,” ujar Tri.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi terus memantau kondisi di lapangan, termasuk kemungkinan adanya kendala distribusi maupun peningkatan permintaan masyarakat yang signifikan menjelang Lebaran.

Selain meninjau komoditas daging sapi, Wali Kota juga memonitor harga bahan pokok lainnya seperti cabai, bawang merah, dan minyak goreng yang turut mengalami kenaikan harga.

Baca Juga :  Buka Bersama, PT PPE Santuni Anak Yatim

Tri memastikan, secara umum ketersediaan bahan pokok di Kota Bekasi masih dalam kondisi aman, meskipun terdapat dinamika harga di sejumlah komoditas.

“Secara umum stok bahan pangan masih tersedia. Namun demikian, kami akan terus melakukan pengendalian agar harga tetap stabil dan sesuai dengan ketentuan harga eceran tertinggi,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bekasi juga mengimbau kepada para distributor dan pemasok untuk menjaga kelancaran distribusi serta tidak melakukan pembatasan yang dapat mengganggu stabilitas pasokan di masyarakat.

Red

Sumber Berita : Siaran Pers Pemkot Bekasi

Berita Terkait

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan
H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru
Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat
Saat Deteksi Dini Menjadi Barometer Kesehatan Warga Bekasi
Akta Cerai Tak Tercatat di Pengadilan Agama, Data Keluarga HO Terlanjur Terpecah
Daya Beli Dijaga, UMKM Digerakkan, Warga Disatukan di Bekasi Selatan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:17 WIB

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan

Senin, 27 Juli 2026 - 19:33 WIB

H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 06:51 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:07 WIB

Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:19 WIB

Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat

Berita Terbaru