Tekan DBD, Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe Pinta Dinkes Lakukan PSN

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusakabari.com – KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meminta Dinas Kesehatan Kota Bekasi untuk fokus menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk menekan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal itu dikatakan Wawali Harris Bobihoe, saat lakukan kunjungan ke RSUD tipe D Pondokgede, Kamis, 13/3/2025.

“Kami temukan beberapa kasus yang cukup meningkat di Pondokgede. Melihat para pasien yang ada di RSUD Pondokgede, rata-rata masih balita dan anak-anak. Dinas kesehatan, puskesmas harus bertindak cepat untuk melakukan langkah antisipasi supaya tidak terjadi penambahan kasus DBD,” ucap Wawali Harris Bobihoe

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Tekankan Kerja Cerdas dan Cepat Lewat Transformasi ASN Berbasis Digital.

Untuk menangani masalah tersebut, kata Bobihoe, perlu adanya kerja sama dari semua pihak. Mulai dari Dinas terkait, kecamatan, kelurahan, tiga pilar, pengurus RW, RT, kader PKK, Dasawisma, kader Jumantik, dan tokoh masyarakat.

“Saya menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan untuk melakukan koordinasi, wajib ada monitoring evaluasi di tujuh tatanan, pemukiman, tempat kerja, tempat pengelolaan makanan, sarana kesehatan, institusi kesehatan, tempat umum dan sarana olahraga. Barangkali ada tempat-tempat atau rumah kosong dan tanah kosong yang ditinggal pemiliknya, ini yang harus dijadikan perhatian bagi semua pihak untuk dilakukan PSN di lokasi-lokasi tersebut,” paparnya.

Baca Juga :  Kunjungi SDN 4 Pekayon Jaya, Walikota Tri Pastikan Sekolah Kembali Normal Beroperasi Pasca Banjir

Dia juga meminta kepada camat dan lurah agar berkoordinasi kepada pengurus RW dan RT agar lokasi yang tidak dapat dimasuki dipantau oleh kader Jumantik.

“Semua lingkungan, jangan sampai ada yang terlewat. PSN wajib dilakukan secara efektif dan kuncinya masih PHBS. Semoga dengan arahan tadi dapat menjadikan semangat semua pihak. Ayo kita tekan angka kasus DBD, jangan kalah dengan DBD harus yakin kita bisa selesaikan kasus tersebut secara bersama,” ucapnya.

Setelah melakukan kunjungan ke RSUD tipe D Pondokgede, Wawali Harris Bobihoe lanjutkan peninjauan ke RSUD tipe D Jatisampurna.

 

Red.           (EZ/Dokpim)

Berita Terkait

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan
H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi
Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru
Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat
Saat Deteksi Dini Menjadi Barometer Kesehatan Warga Bekasi
Akta Cerai Tak Tercatat di Pengadilan Agama, Data Keluarga HO Terlanjur Terpecah
Daya Beli Dijaga, UMKM Digerakkan, Warga Disatukan di Bekasi Selatan
Dari Bulog hingga UMKM, Pasar Murah Mandiri Menjaga Daya Beli Warga Bekasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:17 WIB

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan

Senin, 27 Juli 2026 - 19:33 WIB

H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:07 WIB

Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:19 WIB

Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:07 WIB

Akta Cerai Tak Tercatat di Pengadilan Agama, Data Keluarga HO Terlanjur Terpecah

Berita Terbaru