Nusakabari.com — Kota Bekasi — Anggota DPRD Kota Bekasi, Yadi Hidayat, S.IP. Menanggapi permintaan warga, Pemerintah Kota Bekasi segera melakukan normalisasi drainase, pembangunan saluran air dan gorong-gorong, serta penanganan banjir yang dipicu kondisi Kali Bekasi dan tanggul di kawasan Agung Sedayu yang dinilai menghambat aliran air. yang ada di warga RW 02, Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, dalam kegiatan Reses II Tahun 2026. Rabu, 8/7/2026.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Yadi Hidayat, S.IP menegaskan seluruh masukan warga akan menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Pemerintah Kota Bekasi, dinas teknis, serta pihak pengembang.
“Persoalan banjir di kawasan Galaksi dan Kali Bekasi menjadi perhatian serius. Kami akan mendorong percepatan koordinasi dengan Pemerintah Kota Bekasi dan pihak Agung Sedayu agar solusi teknis, termasuk penataan atau penurunan tanggul, dapat segera dibahas dan direalisasikan sesuai kewenangan serta aturan yang berlaku,” ujar Yadi.
Sementara Ia menjelaskan, proses penanganan tanggul masih berkaitan dengan administrasi penyerahan lahan dan prasarana, sarana, serta utilitas (PSU) kepada Pemerintah Kota Bekasi. Karena itu, percepatan penyelesaian administrasi menjadi langkah penting agar pekerjaan fisik dapat segera dilaksanakan.
“Kami juga akan mengawal proses penyerahan lahan agar tidak berlarut-larut. Setelah seluruh administrasi selesai, pemerintah memiliki dasar untuk melakukan penataan kawasan, termasuk penanganan banjir dan pengelolaan fasilitas umum secara optimal,” katanya.
Selain persoalan lingkungan, warga turut menyampaikan keluhan mengenai proses penerimaan peserta didik baru (SPMB), beasiswa, dan masih adanya calon siswa yang belum tertampung di sekolah negeri.
Menanggapi hal itu, Yadi menyatakan persoalan pendidikan memang menjadi kewenangan Komisi IV DPRD Kota Bekasi. Namun, sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan I, dirinya tetap akan meneruskan seluruh aspirasi tersebut kepada komisi terkait agar memperoleh solusi.
“Seluruh laporan mengenai SPMB, beasiswa, maupun anak-anak yang belum tertampung di sekolah negeri akan kami sampaikan kepada Komisi IV dan dinas terkait.Fungsi kami adalah memastikan setiap aspirasi masyarakat mendapat perhatian dan tindak lanjut yang jelas,” tuturnya.
Yadi juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal proses penyelesaian berbagai persoalan tersebut secara bersama-sama. Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara pemerintah, DPRD, pengembang, dan warga menjadi kunci agar setiap kebijakan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Seluruh aspirasi hasil reses akan dihimpun sebagai bahan pembahasan bersama Pemerintah Kota Bekasi untuk menentukan skala prioritas pembangunan, khususnya dalam penanganan banjir, peningkatan infrastruktur lingkungan, serta pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat.








