PWI Bekasi Raya Gelar Dialog dengan KPU Kabupaten Bekasi dan KPU Kota Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 19 Juni 2024 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusakabari.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi menggelar dialog bertema “Kesiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait Pilkada Serentak di Kota dan Kabupaten Bekasi tahun 2024”. Acara ini berlangsung di Aula PWI Bekasi, Jalan Rawa Tembaga II Kompleks Perkantoran Pemda Kota Bekasi. (Rabu, 19 Juni 2024.)

Dialog tersebut menghadirkan Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Ali Rido, dan Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa, sebagai narasumber. Acara dipandu langsung oleh Ketua PWI Bekasi, Ade Muksin, dengan suasana yang serius namun santai.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Ali Rido, dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa pihaknya telah memilih 750 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada 26 Mei 2024.

Baca Juga :  Kemeriahan 1 Muharram 1448 H Warnai Kota Bekasi, Ribuan Warga Pawai Bersama Tri Adhianto & Bobihoe

“Tercatat pemilih tetap di Pilkada tahun 2024 di Kabupaten Bekasi berjumlah 2.258.378 orang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ali Rido juga mengajak PWI Bekasi untuk turut mensosialisasikan tentang Pilkada dan informasi dari KPU.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa, menekankan pentingnya Pilkada sebagai bagian dari demokrasi pasca-reformasi.

“Pilkada langsung dimulai tahun 2008, 2012, 2018, dan yang keempat 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Berdasarkan UU Pilkada, pemilihan langsung oleh rakyat ini memiliki keistimewaan karena masyarakat punya keterlibatan langsung dalam memilih Walikota dan Bupati,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Gelar Pemecahan Rekor MURI GEMMA QUR’AN dalam Rangka Hari Jadi ke-29 Kota Bekasi dan Nuzulul Qur’an 1447 H

Ali Syaifa berharap masyarakat dapat memilih dengan pertimbangan yang lebih mendalam, melihat kinerja, memiliki kapasitas, memiliki rekam jejak yang baik dan juga bisa membawa perubahan yang baik untuk masyarakat, Ia menambahkan bahwa tujuan dari tahapan pemilu pilkada adalah supaya informasi sampai ke masyarakat, serta mendorong partisipasi yang bermakna dari masyarakat, termasuk berani menyampaikan protes jika ada yang tidak sesuai dengan peraturan UU Pilkada.

Sebagai KPU, kedua narasumber berjanji untuk tidak ada yang ditutupi, siap dikritisi, dan menyampaikan informasi secara transparan. (red)

Berita Terkait

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan
H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru
Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat
Saat Deteksi Dini Menjadi Barometer Kesehatan Warga Bekasi
Akta Cerai Tak Tercatat di Pengadilan Agama, Data Keluarga HO Terlanjur Terpecah
Daya Beli Dijaga, UMKM Digerakkan, Warga Disatukan di Bekasi Selatan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:17 WIB

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan

Senin, 27 Juli 2026 - 19:33 WIB

H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 06:51 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:07 WIB

Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:19 WIB

Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat

Berita Terbaru