“Pulang dari China, DPRD Bekasi Langsung Uji Kesiapan PSEL Sumurbatu: Pengawasan Dimulai dari Tahap Pematangan Lahan

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusakabari.com—kotaBekasi, Usai Meninjau Teknologi PSEL di China, DPRD Kota Bekasi Uji Kesiapan Proyek Sumurbatu dari Lahan hingga Komitmen Lingkungan.

 Sepulang dari kunjungan kerja ke China untuk mempelajari penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik (Waste to Energy), DPRD Kota Bekasi tidak berhenti pada tataran studi.

Lembaga legislatif itu langsung menguji kesiapan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Sumurbatu dengan meninjau progres pematangan lahan di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kamis (2/7/2026).

Kunjungan yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, bersama Komisi II DPRD tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan terhadap salah satu proyek strategis daerah yang diharapkan menjadi solusi jangka panjang atas persoalan sampah di Kota Bekasi.

Turut hadir dalam peninjauan itu anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, H. Anton dari Fraksi PDI Perjuangan, Latu Har Hary dari Fraksi PKS, Hj. Evi Mafriningsianti dari Fraksi PAN, Yenny Kristianti dari Fraksi PSI, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah terkait.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bobihoe Sapa Jajaran Hingga Pengunjung RSUD CAM

Dalam monitoring tersebut, DPRD tidak hanya melihat kondisi fisik lahan, tetapi juga mengevaluasi kesiapan infrastruktur pendukung, koordinasi antarinstansi, serta tahapan menuju groundbreaking.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan, memenuhi ketentuan lingkungan, dan tidak mengalami hambatan yang berpotensi mengganggu target pelaksanaan.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, H. Anton, menegaskan bahwa pembangunan PSEL harus dikawal secara ketat karena menyangkut kepentingan publik sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam sistem pengelolaan sampah Kota Bekasi.

“Hari ini kami bersama Ketua DPRD dan rekan-rekan melakukan peninjauan langsung ke lokasi PSEL di Ciketing Udik. Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan tepat waktu, aman, serta mengedepankan aspek ramah lingkungan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Anton.

Menurutnya, hasil studi ke China memberikan gambaran bahwa keberhasilan proyek Waste to Energy tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan lahan, tata kelola proyek, kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, serta pengawasan yang konsisten sejak tahap awal pembangunan.

Baca Juga :  Semangat PORPROV XV Jabar Mulai Berdenyut dari Plaza Pemkot Bekasi

Kota Bekasi selama ini menghadapi tantangan meningkatnya volume sampah setiap tahun.

Karena itu, kehadiran PSEL Sumurbatu diproyeksikan tidak sekadar mengurangi timbunan sampah, tetapi juga mengubah limbah menjadi sumber energi yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

DPRD Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap tahapan proyek, mulai dari persiapan lahan, proses konstruksi, hingga operasional nantinya.

Pengawasan tersebut diarahkan agar pembangunan berlangsung transparan, akuntabel, sesuai ketentuan yang berlaku, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Bagi DPRD, keberhasilan PSEL Sumurbatu tidak hanya diukur dari berdirinya fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik, tetapi juga dari kemampuannya menjawab persoalan sampah Kota Bekasi secara berkelanjutan melalui tata kelola yang baik, teknologi yang tepat, serta pengawasan publik yang kuat.

Berita Terkait

Wayang Ajen Bawa Warisan Budaya Bekasi ke Panggung PNBK Jilid III
Aspirasi Tetap Dihormati, Polri Tegaskan Anarkisme Tak Bisa Dibenarkan
Dari Maulid hingga Aqiqah, Keluarga H. Zaini Sidi Himpun 5.000 Jamaah di Bintara Jaya
Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di DPR, Pengamanan Dikemas Humanis
Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Publik Diminta Tetap Damai dan Bermartabat
Sardi Dorong Bekasi Perluas Ruang UMKM, dari Titik Usaha Legal hingga Pasar Global
Aji Ali Sabana:Kadin Kota Bekasi mendorong Dari Silaturahmi ke Akses Pasar, HPMB Perkuat Ekosistem UMKM Bekasi
Bambang Suswanto S. E:Gebyar Kemerdekaan di Perwira, dari Gotong Royong Warga hingga Panggung UMKM

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Wayang Ajen Bawa Warisan Budaya Bekasi ke Panggung PNBK Jilid III

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Aspirasi Tetap Dihormati, Polri Tegaskan Anarkisme Tak Bisa Dibenarkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Dari Maulid hingga Aqiqah, Keluarga H. Zaini Sidi Himpun 5.000 Jamaah di Bintara Jaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di DPR, Pengamanan Dikemas Humanis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Publik Diminta Tetap Damai dan Bermartabat

Berita Terbaru