Profesionalisme Jasa Boga Diperkuat, APJI Depok Bekali Penjamah Makanan Bersertifikat

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manager UMKM Bank BJB Kota Depok yang mewakili Pimpinan Bank BJB Kota Depok Riki Hermawan, Ketua APJI sekaligus Direktur  Pasatama Institute Coach Dwi S. Arsyam,  Kepala Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia Dr. Rita Patriasih, S.Pd., M.Si.,.jajaran pengurus APJI Kota Depok, serta seluruh peserta sertifikasi

Manager UMKM Bank BJB Kota Depok yang mewakili Pimpinan Bank BJB Kota Depok Riki Hermawan, Ketua APJI sekaligus Direktur  Pasatama Institute Coach Dwi S. Arsyam,  Kepala Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia Dr. Rita Patriasih, S.Pd., M.Si.,.jajaran pengurus APJI Kota Depok, serta seluruh peserta sertifikasi

Nusakabari.com –Kota Depok — Upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor jasa boga terus diperkuat melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi pelaksana penjamah makanan (Professional Food Handler) yang digelar pada 7–8 Juli 2026 di Kota Depok. Selasa, 7/7/ 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Kota Depok bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas layanan industri kuliner sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari persiapan industri jasa boga dalam menerapkan prinsip dasar keamanan pangan (Good Manufacturing Practice/GMP) sebagai fondasi menuju penerapan standar internasional Sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000:2018 serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ISO 45001:2018.

Jadi menurut coach Arsyam selaku  Dirut Pasatama Institute

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Tekan Angka Kanker Serviks Sejak Dini

“Selain memperoleh pembekalan teori dan praktik mengenai pengolahan makanan yang aman, higienis, dan sesuai standar, para peserta juga mengikuti uji sertifikasi kompetensi yang menjadi pengakuan resmi atas kemampuan profesional mereka”. Ucap Arsyam

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok, Ir. Widyati Riyandani, beserta jajaran.

Turut hadir Manager UMKM Bank BJB Kota Depok yang mewakili Pimpinan Bank BJB Kota Depok Riki Hermawan, Ketua APJI sekaligus Direktur  Pasatama Institute Coach Dwi S. Arsyam,  Kepala Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia Dr. Rita Patriasih, S.Pd., M.Si.,.jajaran pengurus APJI Kota Depok, serta seluruh peserta sertifikasi.

Dalam pelatihan tersebut, Dwi S. Arsyam memberikan materi mengenai implementasi standar keamanan pangan di industri jasa boga, mulai dari pengendalian proses produksi hingga penerapan budaya keamanan pangan di lingkungan kerja.

Baca Juga :  Tim PMP STKIP Babunnajah Gelar Pelatihan Optimalisasi Techno-Pedagogical Guru Melalui Pembelajaran Terdiferensiasi Berbasis Ethno-Flipped Classroom

Materi tersebut diharapkan mampu membekali pelaku usaha dan tenaga penjamah makanan agar memenuhi tuntutan industri yang semakin mengedepankan kualitas, keamanan produk, dan kepatuhan terhadap standar nasional maupun internasional.

Selain Dukungan Bank BJB melalui sektor pembiayaan dan pengembangan UMKM juga menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha kuliner di Kota Depok.

Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi profesi, lembaga sertifikasi, perguruan tinggi, dan dunia perbankan dinilai menjadi modal utama dalam membangun ekosistem industri jasa boga yang profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, APJI Kota Depok berharap lahir lebih banyak tenaga profesional tata boga yang kompeten, tersertifikasi, serta mampu memenuhi kebutuhan industri jasa boga yang semakin menuntut standar keamanan pangan dan kualitas layanan bertaraf internasional.

Berita Terkait

QRS: P-Cell Jadi Titik Balik Transformasi Bantar Gebang dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Ekonomi Baru
Dari Mimbar ke Media Sosial, MUI Kota Bekasi Perluas Jangkauan Dakwah
Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan
H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru
Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat
Saat Deteksi Dini Menjadi Barometer Kesehatan Warga Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:07 WIB

QRS: P-Cell Jadi Titik Balik Transformasi Bantar Gebang dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Ekonomi Baru

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:13 WIB

Dari Mimbar ke Media Sosial, MUI Kota Bekasi Perluas Jangkauan Dakwah

Senin, 27 Juli 2026 - 22:17 WIB

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan

Senin, 27 Juli 2026 - 19:33 WIB

H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 06:51 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Berita Terbaru