Kota Bekasi Menuju Kota Tangguh: Kolaborasi Media Jadi Kunci Kondusifitas dan Pertumbuhan Ekonomi

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusakabari.com —- KOTA BEKASI — Dalam upaya memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan aparat penegak hukum, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menggelar diskusi media bertajuk “Bersama Turut Membangun Kota Bekasi: Menjaga Kondusifitas, Keamanan, dan Kenyamanan Lingkungan demi Peningkatan Investasi,” pada Rabu (28/05/2025), bertempat di Aula PWI Bekasi Raya, Jalan Rawa Tembaga II No.1, Margajaya, Bekasi Selatan.

Kegiatan ini menjadi forum strategis yang menyoroti peran vital media dalam menjaga stabilitas sosial serta mendorong terbentuknya iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Kota Bekasi.

Hadir sebagai narasumber utama dalam dialog ini, Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, S.H., Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Drs. Junaedi yang mewakili Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Heru Fahrian Ardi, S.Sos., M.M., serta perwakilan dari Dandim 0507/Bekasi, DPMPTSP, dan Kesbangpol Kota Bekasi.

Para narasumber menyampaikan pandangan mereka dalam suasana dialog yang edukatif dan penuh semangat kolaboratif.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab moral dan profesional tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial.

Baca Juga :  Pantau K3 di PGP, Wali Kota Ucapkan Terima Kasih Kepada Pegawai Yang Gotong Royong Pembersihan Lumpur

“Isu keamanan, kondusifitas, hingga investasi bukan semata-mata menjadi tugas pemerintah atau aparat. Pers harus menjadi penggerak. Melalui pemberitaan yang konstruktif, media mampu menjembatani dialog dan berperan sebagai alat kontrol sosial yang efektif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi media di era digital, seperti maraknya hoaks, polarisasi opini publik, dan kegaduhan di media sosial, yang menuntut insan pers untuk menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik secara konsisten.

Senada dengan itu, Sekda Kota Bekasi Drs. Junaedi menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan insan pers adalah kunci dalam proses pembangunan kota yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Media memiliki peran sentral dalam membangun ekosistem sosial yang harmonis, memberi kritik membangun, serta menarik minat investor melalui pemberitaan yang positif dan objektif,” ujarnya.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Kompol Heru Fahrian Ardi menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan hasil kerja kolektif. Menurutnya, media berperan sebagai mitra penting dalam meredam isu sensitif, mencegah provokasi, serta menyampaikan informasi yang menyejukkan namun tetap faktual.

Baca Juga :  Humas Pemkot Bekasi melalui Kabag Saut Hutajulu meminta maaf atas kekeliruan yang terjadi dalam gelaran Coffee Morning,

Diskusi menyimpulkan bahwa keamanan, kenyamanan, dan investasi merupakan tiga elemen yang saling terhubung dan tak terpisahkan dari peran aktif media. Kota Bekasi menegaskan komitmennya bahwa kolaborasi lintas sektor adalah fondasi utama untuk menciptakan pertumbuhan dan daya saing, baik di tingkat regional maupun nasional.

Agenda ini juga mencerminkan bahwa kekuatan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas komunikasi publik, kedewasaan sosial masyarakat, dan harmoni antar pemangku kepentingan.

Menutup kegiatan, Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin mengungkapkan keprihatinannya atas ketidakhadiran langsung Wali Kota, Kapolres, dan Dandim. Ia menyebutkan bahwa dialog ini merupakan langkah besar dalam membangun sinergi antara insan pers, pemerintah, serta TNI-Polri.

“Kami sangat berharap ke depan, momen-momen strategis seperti ini dapat dihadiri langsung oleh para pemimpin daerah, agar kolaborasi yang dibangun terasa lebih solid dan nyata. Meski demikian, kami bersyukur diskusi ini berjalan sukses dan penuh substansi,” pungkas Ade.

Red

Sumber Berita : PWI Bekasi Raya

Berita Terkait

Wayang Ajen Bawa Warisan Budaya Bekasi ke Panggung PNBK Jilid III
Aspirasi Tetap Dihormati, Polri Tegaskan Anarkisme Tak Bisa Dibenarkan
Dari Maulid hingga Aqiqah, Keluarga H. Zaini Sidi Himpun 5.000 Jamaah di Bintara Jaya
Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di DPR, Pengamanan Dikemas Humanis
Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Publik Diminta Tetap Damai dan Bermartabat
Sardi Dorong Bekasi Perluas Ruang UMKM, dari Titik Usaha Legal hingga Pasar Global
Aji Ali Sabana:Kadin Kota Bekasi mendorong Dari Silaturahmi ke Akses Pasar, HPMB Perkuat Ekosistem UMKM Bekasi
Bambang Suswanto S. E:Gebyar Kemerdekaan di Perwira, dari Gotong Royong Warga hingga Panggung UMKM

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Wayang Ajen Bawa Warisan Budaya Bekasi ke Panggung PNBK Jilid III

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Aspirasi Tetap Dihormati, Polri Tegaskan Anarkisme Tak Bisa Dibenarkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Dari Maulid hingga Aqiqah, Keluarga H. Zaini Sidi Himpun 5.000 Jamaah di Bintara Jaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di DPR, Pengamanan Dikemas Humanis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Publik Diminta Tetap Damai dan Bermartabat

Berita Terbaru