Ketua PWI Bekasi Raya Soroti Pentingnya Kebijakan Pemkot Bekasi

- Jurnalis

Sabtu, 1 Maret 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusakabari.com – BEKASI – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, SH, menyoroti pentingnya kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang lebih pro-rakyat dengan membuka ruang kritik dan masukan dari masyarakat.

“Kami mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan Pemkot Bekasi dalam membangun kota ini. Namun, kami juga ingin menegaskan bahwa kritik yang membangun harus diterima dengan baik, bukan dihindari,” ujar pria yang akrab disapa Kang Ade.

Menurutnya, selama ini ada sejumlah kebijakan yang berjalan cukup baik. Namun, beberapa aspek masih perlu evaluasi, terutama dalam hal keterbukaan terhadap aspirasi masyarakat.

Baca Juga :  Tri Adhianto Resmikan Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari, Perkuat Pembinaan Umat di Bekasi

“Sepertinya masih banyak warga yang merasa suaranya tidak didengar, terutama dalam sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan pelayanan publik. Pemerintah seharusnya lebih aktif menampung ide serta gagasan dari masyarakat agar kebijakan yang dibuat benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebagai bentuk perhatian demi perbaikan Kota Bekasi ke depan.

Baca Juga :  Kota Bekasi Menuju Kota Tangguh: Kolaborasi Media Jadi Kunci Kondusifitas dan Pertumbuhan Ekonomi

“Pemerintah jangan alergi terhadap kritik. Justru dengan kritik yang konstruktif, kebijakan bisa lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” tegasnya.

PWI Bekasi Raya berkomitmen untuk terus menyampaikan suara rakyat dengan cara yang objektif dan bertanggung jawab.

“Kami siap mendukung setiap kebijakan yang pro-rakyat dan akan terus mengawal jalannya pemerintahan agar lebih transparan, terbuka, dan akuntabel,” tutupnya.

red

Berita Terkait

QRS: P-Cell Jadi Titik Balik Transformasi Bantar Gebang dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Ekonomi Baru
Dari Mimbar ke Media Sosial, MUI Kota Bekasi Perluas Jangkauan Dakwah
Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan
H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru
Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat
Saat Deteksi Dini Menjadi Barometer Kesehatan Warga Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:07 WIB

QRS: P-Cell Jadi Titik Balik Transformasi Bantar Gebang dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Ekonomi Baru

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:13 WIB

Dari Mimbar ke Media Sosial, MUI Kota Bekasi Perluas Jangkauan Dakwah

Senin, 27 Juli 2026 - 22:17 WIB

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan

Senin, 27 Juli 2026 - 19:33 WIB

H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 06:51 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Berita Terbaru