Kecelakaan Maut Truk di Bekasi, Pemkot Pastikan Penanganan Korban dan Santunan Dikawal

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • Nusa kabari. Com—Satu Tewas, Enam Luka Akibat Truk Diduga Rem Blong di Bekasi, Pemkot Pastikan Korban Ditangani Tanpa Memandang Domisili

    KOTA BEKASI – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk bermuatan besar di Kota Bekasi menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojek daring) serta menyebabkan enam orang lainnya mengalami luka-luka,Berdasarkan hasil pemutakhiran data pihak kepolisian, jumlah total korban dalam insiden berjumlah 10 orang.

Insiden yang diduga dipicu kegagalan fungsi pengereman (rem blong) itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, saat arus kendaraan padat oleh aktivitas masyarakat yang berangkat bekerja.

Berdasarkan informasi awal, truk yang melaju tidak mampu berhenti ketika mendekati lampu lalu lintas dan menghantam antrean sepeda motor yang tengah menunggu giliran melintas. Benturan keras mengakibatkan satu korban meninggal dunia di lokasi, sementara korban lainnya segera dievakuasi ke sejumlah rumah sakit.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan bahwa jumlah korban dalam peristiwa tersebut mencapai tujuh orang.

Baca Juga :  Tarawih Keliling di Jatibening, Tri Serahkan Ijazah Siswi yang Tertahan 10 Tahun di Sekolah

Satu korban dinyatakan meninggal dunia, sedangkan enam lainnya masih menjalani perawatan di beberapa fasilitas kesehatan.

“Korban meninggal dunia merupakan pengemudi ojek online yang sedang melintas. Sementara enam korban lainnya mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di empat rumah sakit,” ujar Abdul Harris.

Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Chasbullah Abdulmadjid, RS Bakti Kartini, RS Mitra Keluarga, dan RS Siloam Timur.

Berdasarkan data sementara, korban meninggal tercatat ber-KTP Jakarta Timur namun berdomisili di Cikarang. Adapun sebagian korban luka diketahui merupakan warga Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi menegaskan seluruh korban akan memperoleh pelayanan dan pendampingan tanpa membedakan status domisili maupun kepemilikan KTP.

Pemerintah juga memastikan proses administrasi, termasuk pengurusan santunan, akan dikawal hingga tuntas.

Di sisi lain, Kepala Cabang Jasa Raharja Bekasi, Eko Prasetyo, mengatakan pihaknya telah bergerak cepat berkoordinasi dengan rumah sakit serta keluarga korban untuk mempercepat proses penjaminan.

Baca Juga :  Siaga Lebaran 2026, PLN UID Jawa Barat Kerahkan 4.993 Personel Jaga Keandalan Pasokan Listrik

Sesuai ketentuan, ahli waris korban meninggal dunia berhak menerima santunan sebesar Rp50 juta. Sementara korban luka-luka memperoleh jaminan biaya perawatan di rumah sakit hingga maksimal Rp20 juta.

Jasa Raharja juga menerapkan mekanisme jemput bola agar proses pencairan santunan dapat dilakukan secepat mungkin.
Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Chasbullah Abdulmadjid, Sudirman, menjelaskan salah seorang korban yang dirawat di rumah sakit tersebut mengalami benturan cukup berat sehingga masih menjalani penanganan intensif oleh tim medis.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Pemerintah Kota Bekasi menyatakan akan memperkuat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan, serta Kepolisian guna meningkatkan pengawasan terhadap kelayakan kendaraan melalui uji KIR, sekaligus memperketat penegakan aturan pembatasan jam operasional kendaraan berat di jalur protokol.

Langkah itu diharapkan dapat meminimalkan potensi kecelakaan serupa dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Berita Terkait

Wayang Ajen Bawa Warisan Budaya Bekasi ke Panggung PNBK Jilid III
Aspirasi Tetap Dihormati, Polri Tegaskan Anarkisme Tak Bisa Dibenarkan
Dari Maulid hingga Aqiqah, Keluarga H. Zaini Sidi Himpun 5.000 Jamaah di Bintara Jaya
Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di DPR, Pengamanan Dikemas Humanis
Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Publik Diminta Tetap Damai dan Bermartabat
Sardi Dorong Bekasi Perluas Ruang UMKM, dari Titik Usaha Legal hingga Pasar Global
Aji Ali Sabana:Kadin Kota Bekasi mendorong Dari Silaturahmi ke Akses Pasar, HPMB Perkuat Ekosistem UMKM Bekasi
Bambang Suswanto S. E:Gebyar Kemerdekaan di Perwira, dari Gotong Royong Warga hingga Panggung UMKM

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Wayang Ajen Bawa Warisan Budaya Bekasi ke Panggung PNBK Jilid III

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Aspirasi Tetap Dihormati, Polri Tegaskan Anarkisme Tak Bisa Dibenarkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Dari Maulid hingga Aqiqah, Keluarga H. Zaini Sidi Himpun 5.000 Jamaah di Bintara Jaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Polwan Sapa Pejuang Aspirasi di DPR, Pengamanan Dikemas Humanis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Polri Jaga Ruang Demokrasi, Aspirasi Publik Diminta Tetap Damai dan Bermartabat

Berita Terbaru