Kali Bekasi Kembali Berbusa, DLH Kota Bekasi Gandeng KP2C Telusuri Sungai

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Kiswatiningsih  DLH Kota Bekasi berkolaborasi dengan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C)

Kiswatiningsih DLH Kota Bekasi berkolaborasi dengan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C)

Nusakabari.com — Kota Bekasi –Fenomena munculnya busa di aliran Kali Bekasi kembali terjadi dan menjadi perhatian masyarakat. Kondisi ini kerap berulang, terutama pasca hujan serta pada periode libur panjang, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas lingkungan perairan di wilayah Kota Bekasi.

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bergerak cepat dengan melaksanakan kegiatan susur sungai guna menelusuri potensi sumber pencemar. Dalam kegiatan ini, DLH Kota Bekasi berkolaborasi dengan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), yang selama ini aktif dalam pemantauan dan advokasi pelestarian sungai di wilayah Bekasi dan sekitarnya (29/12).

Kegiatan susur sungai dilakukan untuk memantau kondisi fisik air, mengidentifikasi titik-titik yang diduga menjadi sumber pencemaran, serta mengumpulkan data lapangan sebagai bahan tindak lanjut penanganan lingkungan. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkuat pengawasan lingkungan, khususnya pada aliran sungai lintas wilayah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih menegaskan pihaknya berkomitmen melakukan penelusuran secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Fenomena busa di Kali Bekasi ini tidak bisa dianggap sepele. Kami melakukan susur sungai untuk memastikan kondisi lapangan secara langsung, mengidentifikasi kemungkinan sumber pencemar, serta mengambil langkah cepat dan terukur sesuai kewenangan yang ada,” ujar Kepala DLH Kota Bekasi.

Baca Juga :  Audiensi dengan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Tetap Wartawan

Sementara itu, Ketua KP2C Puarman yang turut hadir di lapangan menyampaikan bahwa dari hasil pantauan sementara, belum ditemukan sumber pencemar di aliran Kali Cileungsi.
“Berdasarkan hasil susur sungai hari ini, kami belum menemukan sumber pencemar di Kali Cileungsi. Namun penelusuran akan terus dilakukan, termasuk dengan menggali informasi dari warga sekitar,” ujar Puarman di lokasi kegiatan.

DLH Kota Bekasi selanjutnya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengawasan kualitas air sungai lintas wilayah. Setiap indikasi pencemaran akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  Tokoh Pers Nasional Tiba di HPN 2025 Riau beserta Rombongan Pengurus PWI Pusat 

Kepala DLH Kota Bekasi juga mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha agar berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak membuang limbah ke badan air serta mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan. Sungai adalah sumber kehidupan yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Menjaga kualitas air sungai merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku industri, serta masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui penerapan regulasi, pemantauan dan penegakan hukum, serta partisipasi aktif masyarakat dengan tidak membuang sampah dan limbah ke sungai serta mengelola limbah rumah tangga secara benar. Dengan sinergi tersebut, diharapkan sungai tetap bersih dan lestari bagi generasi mendatang, sekaligus meminimalisir terulangnya fenomena serupa dan meningkatkan kualitas lingkungan perairan di Kota Bekasi.

Red.

 

Sumber Berita : DLH Kota Bekasi

Berita Terkait

Dari Mimbar ke Media Sosial, MUI Kota Bekasi Perluas Jangkauan Dakwah
Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan
H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru
Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat
Saat Deteksi Dini Menjadi Barometer Kesehatan Warga Bekasi
Akta Cerai Tak Tercatat di Pengadilan Agama, Data Keluarga HO Terlanjur Terpecah

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:13 WIB

Dari Mimbar ke Media Sosial, MUI Kota Bekasi Perluas Jangkauan Dakwah

Senin, 27 Juli 2026 - 22:17 WIB

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan

Senin, 27 Juli 2026 - 19:33 WIB

H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 06:51 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:07 WIB

Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru

Berita Terbaru