Wawali Bobihoe Resmikan Layanan PDP Wujudkan Eliminasi HIV Tahun 2030

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusakabari.com – KOTABEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri peresmian Poli Zinnia terhadap layanan perawatan dukungan dan pengobatan atau PDP, program pencengahan dan pengendalian HIV/AIDS di RS Primaya Bekasi Timur. Selasa, 11/3/2025.

Peresmian Layanan PDP Program pencegahan dan pengendalian HIV Aids ini dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Bobihoe dan dihadiri Plt Kadinkes Dr Inayatullah, Camat Bekasi Timur Fitri Widyati, Lurah Margahayu, Direktur RS Primaya Bekasi Timur dr Meizar, Komunitas Female Plus.

Dalam sambutannya, Bobihoe mengatakan layanan ini bisa membantu pemerintah daerah dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat, yang mengidap penyakit HIV/AIDS.

Baca Juga :  Pembangunan Fly Over Bulak Kapal, Dimulai Dengan Pembebasan Lahan.

Ia juga mengatakan, sebagai mitra ibu kota, Kota Bekasi memiliki jumlah penduduk yang cukup besar, dengan dinamika dan mobilitas yang tinggi, sehingga memicu timbulnya berbagai permasalahan sosial, termasuk masalah kesehatan, salah satunya adalah penyakit HIV.

Terlaporkan dari tahun 2005 sampai dengan Januari 2025 ada 3.977 orang dalam HIV di Kota Bekasi, terdiri dari warga Kota Bekasi dan Non Kota Bekasi.

Dengan itu, kata Bobihoe mengatakan Pemerintah Kota Bekasi telah berupaya menyediakan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dalam program HIV diantaranya:

1. 50 Puskesmas layanan konseling test HIV dan IMS
2. 48 RS layanan konseling test HIV dan IMS
3. 27 layanan PDP HIV (5 RSUD Pemerintah, 15 Puskesmas, dan 6 RS Swasta dan 1 Klinik)
4. 14 layanan prep HIV (layanan pencegahan HIV) terdapat di 6 Puskesmas dan 5 RSUD pemerintah, 2 RS Swasta dan 1 Klinik.
5. 5 layanan pemeriksaan viral load HIV

Baca Juga :  Semarak HUT RI ke-80, PWI Bekasi Raya Gelar Lomba dan Upacara 17 Agustus

Bobihoe berharap layanan untuk perawatan dukungan dan pengobatan program pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS ini bisa ditiru oleh Rumah Sakit lainnya, dengan tujuan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan khususnya di sektor pemeriksaan perawatan dan pengobatan untuk HIV/AIDS. Dalam mewujudkan eliminasi HIV pada Tahun 2030, diperlukan perluasan layanan perawatan dukungan pengobatan (PDP).

Red.

Berita Terkait

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan
H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi
PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi
Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru
Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat
Saat Deteksi Dini Menjadi Barometer Kesehatan Warga Bekasi
Akta Cerai Tak Tercatat di Pengadilan Agama, Data Keluarga HO Terlanjur Terpecah
Daya Beli Dijaga, UMKM Digerakkan, Warga Disatukan di Bekasi Selatan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:17 WIB

Kudatuli dan Jejak Demokrasi: Harga Kebebasan yang Tak Boleh Dilupakan

Senin, 27 Juli 2026 - 19:33 WIB

H. Sudjatmiko S. T,. Menyiapkan Tangan-Tangan Terampil di Balik Rumah Layak Kota Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 06:51 WIB

PWI Jabar Matangkan Konferprov 2026, Sosialisasi Tahap I Tekankan Transparansi dan Demokrasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:07 WIB

Samuel Sitompul : Dari Gotong Royong ke Konsolidasi, PBB Kota Bekasi Menatap Babak Baru

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:19 WIB

Muslim Tampubolon Nahkodai PBB Kota Bekasi, Sinergi Lintas Ormas Diperkuat

Berita Terbaru