Nusakabari.com— KOTA BEKASI, Senin — Upaya memperkuat kemitraan antara kepolisian dan kalangan akademisi terus diperluas melalui pendekatan yang lebih dialogis.
Polsek Pondok Gede memanfaatkan Program Jaga Jakarta On The Spot sebagai ruang membangun komunikasi langsung dengan civitas akademika Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA), sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan kampus maupun kawasan sekitarnya.
Kegiatan bertajuk Ngopi Bareng yang dipimpin Kapolsek Pondok Gede Kompol Bambang Sugiharto, S.H., M.H. berlangsung di Kampus Universitas Islam As-Syafi’iyah, Jalan Raya Jatiwaringin, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.
Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk mempererat hubungan kelembagaan, menyerap berbagai aspirasi, sekaligus membangun pola komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian, perguruan tinggi, dan mahasiswa.
Dalam forum yang berlangsung santai namun substantif itu, hadir pula Kanit Intelkam Polsek Pondok Gede Iptu Sudaryono, Wakil Rektor III UIA Misbah, Direktur Lembaga Konseling dan Disabilitas Ibu Ken, Sekretaris UIA Ibu Kurnia, Koordinator Keamanan UIA H. Taufik, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UIA, yakni Ageng, Rafli, dan Ozi.
Kompol Bambang Sugiharto menegaskan, Program Jaga Jakarta On The Spot merupakan implementasi pendekatan community policing yang mengedepankan kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat melalui dialog, penyelesaian persoalan secara komunikatif, serta penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan.
Menurut dia, perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter generasi muda, sekaligus mitra penting dalam membangun budaya hukum dan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
“Kampus merupakan mitra strategis Polri dalam membangun budaya tertib, damai, dan saling peduli. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai masukan dari civitas akademika dapat menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Bambang.
Dialog tersebut juga dimanfaatkan untuk mendengarkan berbagai pandangan dari pihak kampus mengenai dinamika keamanan di lingkungan pendidikan, sekaligus membuka ruang koordinasi yang lebih efektif apabila muncul persoalan yang memerlukan penanganan bersama.
Pendekatan ini dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian melalui komunikasi yang setara dan berkesinambungan.
Pimpinan Universitas Islam As-Syafi’iyah beserta perwakilan mahasiswa menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polsek Pondok Gede yang menghadirkan ruang dialog secara langsung melalui Program Jaga Jakarta On The Spot.
Mereka menilai komunikasi yang intensif antara kepolisian dan civitas akademika menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, serta kondusif bagi kegiatan pendidikan.
Selain mempererat silaturahmi, forum tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk terus membangun sinergi dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat melalui langkah-langkah preventif, edukatif, dan partisipatif.
Kegiatan kemudian ditutup dengan diskusi informal dan ramah tamah yang semakin menguatkan hubungan kemitraan antara Polsek Pondok Gede dan Universitas Islam As-Syafi’iyah.
Melalui pendekatan dialogis yang konsisten, Program Jaga Jakarta On The Spot diharapkan menjadi instrumen strategis dalam membangun keamanan yang tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dan dunia akademik sebagai bagian dari pilar utama terciptanya stabilitas sosial.








