UNMA: SOSIALISASI POTENSI LIMBAH BAGLOG JAMUR DAN CANGKANG UDANG SEBAGAI BAHAN BAKU PUPUK ORGANIK DI DESA MAJAU PANDEGLANG

- Jurnalis

Kamis, 22 Agustus 2024 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusakabari.com – (Pandeglang) Dosen dan mahasiswa UNMA Universitas Mathla’ul Anwar menyelenggarakan sosialisasi pembuatan pupuk organik dari limbah baglog dan cangkang udang berlokasi di Desa Majau, Kecamatan Saketi, Pandeglang Banten. Acara ini dipimpin oleh Cory Novi, S.Si., M.Sc. selaku ketua tim PMP UNMA juga dihadiri sekitar 20 peserta yang terdiri dari Kepala Desa serta para petani cabai dari Kelompok Tani Gemah Ripah Desa Majau. Rabu (21/08/2024)

Menurut Cory Novi, S.Si., M.Sc. selaku ketua tim PMP UNMA “Sosialisasi ini merupakan bagian program dari tim PMP (Pengabdian Masyarakat Pemula) Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten. Dalam rangka memberikan informasi pemanfaatan limbah khususnya baglog dan cangkang udang sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik yang tentunya ramah lingkungan. pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh potensi besar limbah baglog dan cangkang udang jika diolah dengan benar.

Baca Juga :  Catatan Akhir Tahun Ekonomi Syariah: Menuju Arus Utama Perekonomian Nasional dan Target Investasi 2026

“Cory juga kembali menjelaskan bahwa limbah Baglog jamur dan cangkang udang merupakan salah satu limbah yang berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan di sekitar kita tetapi berpotensi sebagai bahan baku pupuk karena memiliki unsur makro yang dibutuhkan oleh tanaman. Salah satu cara memanfaatkan limbah ini adalah dengan cara menjadikannya sebagai bahan baku pupuk organik yang dapat bermanfaat bagi tanah dan tanaman. Dengan latar belakang tersebut, tim PMP UNMA Banten berinisiatif untuk mengedukasi masyarakat tentang cara mengolah limbah baglog dan cangkang udang menjadi pupuk organik”. Ungkapnya

Baca Juga :   Inspektorat Daerah Kota Bekasi Gelar Sosialisasi Anti Korupsi Bersama KPK, LKPP dan BPKP Jawa Barat

Deden Tamzilatul Ihkrom selaku Kepala Desa Majau juga sangat mengapresiasi kegiatan ini dan “berharap dengan sosialiasi ini dapat menjadikan petani cabai di Desa Majau lebih memahami potensi limbah yang selama ini jarang dimanfaatkan agar dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik”.
(red)

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Bekasi Resmikan Layanan Kedokteran Nuklir, Dorong Akses Diagnostik Kanker Lebih Modern
Kota Bekasi Borong Penghargaan di TOP BUMD Awards 2026, Tri Adhianto Raih Top Pembina
Wali Kota Bekasi dan Mendikdasmen Dukung Penuh AYIMUN 2026, Dorong Generasi Muda Tampil Positif di Kancah Global
Gunakan Sepeda ke Kantor, Walikota Bekasi Pantau WFH dan Dorong Efisiensi Energi
Wali Kota Bekasi Sambut Kunjungan Wamendagri, Bahas Kebijakan WFH: Pastikan Pelayanan Tetap Optimal
Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Tekan Angka Kanker Serviks Sejak Dini
Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Duka Mendalam Ke Keluarga Korban Ledakan SPBE Cimuning
PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025, Dirut Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:17 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Resmikan Layanan Kedokteran Nuklir, Dorong Akses Diagnostik Kanker Lebih Modern

Selasa, 14 April 2026 - 11:06 WIB

Kota Bekasi Borong Penghargaan di TOP BUMD Awards 2026, Tri Adhianto Raih Top Pembina

Sabtu, 11 April 2026 - 21:19 WIB

Wali Kota Bekasi dan Mendikdasmen Dukung Penuh AYIMUN 2026, Dorong Generasi Muda Tampil Positif di Kancah Global

Jumat, 10 April 2026 - 23:17 WIB

Gunakan Sepeda ke Kantor, Walikota Bekasi Pantau WFH dan Dorong Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 - 23:10 WIB

Wali Kota Bekasi Sambut Kunjungan Wamendagri, Bahas Kebijakan WFH: Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Berita Terbaru